Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Buddha’


diterjemahkan dari buku karya Sheng-Yen Lu, bagian biografi Sang Penulis

Translation :Meilinda Xu 莲花许月珊

=Melalui kehidupan manusia dengan senyum, menulis untuk menyeberangkan makhluk yang berjodoh=

Buddha hidup Liansheng sejak bersekolah di tingkat SMA tahun 1963 sudah mulai menulis karya sastra, hasil karyanya tersebar di Koran dan majalah. Saat menjalani masa wajib militer, beliau pernah meraih penghargaan Unta Emas, penghargaan Unta Perak, piala emas Kesusastraan Militer Negara, dan berbagai medali lainnya. Karya awalnya berupa prosa, puisi, pengulasan, merupakan pemuda yang luar biasa dan aktif berkarya dalam kesusastraan.

-=Salah satu buku hasil karya Grand Master Sheng-Yen Lu yang sedang dalam proyek penerjemahan untuk diterbitkan dalam Bahasa Indonesia=-

Sejak meninggalkan keduniawian pada tahun 1986 hingga sekarang, beliau lebih giat lagi bersadhana setiap hari, tidak putus dalam menulis karya. Hingga sekarang, beliau sudah menghasilkan 200 lebih karya buku dengan nama pena “Sheng-Yen Lu”, yang mana keseluruhan hasil karyanya merupakan catatan perjalanan sejak memulai bersadhana hingga setelah mencapai penerangan sempurna. Hasil karya beliau telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, antara lain bahasa Inggris, Perancis, Jepang, Portugis, Vietnam, Spanyol, India, Indonesia, dan Thailand. Karya beliau diterbitkan dan tersebar di berbagai negara, malahan semuanya dikoleksi di Perpustakaan Negara di Amerika, sehingga dapat disebut sebagai pembabar karya tulis bermuatan Dharma nomor satu di masa kini.

=Melalui Gambar, Menuangkan Isi Hati, Menuangkan Pikiran, Menuangkan Kondisi, sebagai Seorang Seniman=

Sampul buku terbitan PT. Budaya Daden Indonesia yang merupakan hasil lukisan Grand Master Sheng-Yen Lu

Sifat dari Buddha Hidup Liansheng sangatlah rendah hati, suka menyelami alam bebas. Pada tahun 1993 di usia 50 tahun, beliau mulai mempelajari melukis menggunakan cat air, dengan pengarahan teknik oleh seorang ahli seni lukis bernama Zhu Mulan dari aliran Lingnan yang merupakan murid dari master Zhao Shaoang. Pada tahap permulaan, beliau mempelajari gaya lukisan China, melatih teknik menggunakan kuas dan tinta. Setelah itu mempelajari melukis makhluk hidup, dilanjutkan dengan menimba ilmu melukis mata air yang mengalir di alam bebas, menikmati hati yang menyatu dengan alam bebas, kemudian menuangkan intisari dari kesadaran sebagai seseorang yang telah tercerahkan ke hadapan mata manusia di dunia melalui goresan kuas dan cat.

Lukisan hasil karya beliau bernuansa lembut dan menyegarkan, luwes dan cermat, menyampaikan dengan lancar maksud yang ingin dituangkan pelukis dalam lukisannya, kegairahan hidup terpancar di dalamnya. Gatha dan sajak di dalamnya menyimpan makna yang dalam, dituangkan melalui goresan kuas, memiliki ciri khas tersendiri. Hingga sekarang, beliau telah membukukan sepuluh jilid karya lukisnya, dan telah pernah diikutsertakan ke dalam pameran lukisan akbar maupun kecil-kecilan lebih dari sepuluh kali, dan hasil karya beliau pernah diterbitkan dalam majalah seni lukis Zhongguo Meishu (Seni Lukisan China).

=Mahasiddhi Pelangi, Tantrika yang Telah Tercerahkan=

Buddha hidup Liansheng pernah hidup menyepi selama tiga tahun di sebuah rumah tinggal (yang disebut dengan Paviliun Lingxian) di kota Ballard di Amerika Serikat, berlatih secara rahasia seluruh sadhana Tantra, mulai dari sadhana eksoterik, sadhana esoterik, sadhana Yoga Tantra, dan sadhana Anuttarayoga Tantra. Rumus penting dari keempat tahap ini, seluruhnya telah berhasil dihayati secara utuh. Memasuki dan membaur di dalam samudra cahaya Vairocana, mencapai keberhasilan dari “delapan keberhasilan sadhana luar”, “delapan keberhasilan sadhana dalam”, membuktikan keberhasilan yang tiada tara.

Sebelum mulai tekun bersadhana, Buddha hidup Liansheng pernah menekuni agama Kristen, aliran Tao, agama Buddha aliran Mahayana, hingga akhirnya bersarana pada aliran Tantrayana dan mencapai keberhasilan. Oleh sebab itu, di dalam tatacara aliran Tantrayana Satyabuddha, terdapat banyak ilmu sadhana Taoisme, ilmu jimat (fu), ilmu ramalan dewata, ilmu fengshui, dan pintu dharma lainnya, untuk membantu meringankan kesulitan makhluk luas, demi tujuan menyeberangkan makhluk luas dengan “terlebih dahulu membuat tertarik, kemudian setelah itu membimbing memasuki kebijaksanaan Buddha”.

Dharma yang dibabarkan oleh Buddha hidup Liansheng, perkataannya dapat dipercaya dan mampu menenangkan batin, dan sarat muatan logis. Dalam menjelaskan isi sutra, kata-kata yang digunakan beliau tidak berupa kata-kata yang umum terdapat dalam teks penjelasan isi sutra, melainkan kata-kata yang mengandung makna yang melebur ke dalam pemahaman akan kebenaran sesuai dengan yang dicari oleh setiap para pembaca maupun pendengar. Pemahamannya mendalam namun diucapkan dengan kata-kata yang sederhana, lincah, dan lain daripada yang lain. Dharma-dharma yang telah dibabarkan yang saling berkaitan dikemas dalam satu buku atau disusun dalam video tape, dan DVD. Setiap kata maupun kalimat kebijaksanaan yang merupakan harta yang diucapkan oleh beliau, sungguh merupakan pedoman yang tidak boleh kurang maupun tidak dimiliki oleh orang yang mencari kebenaran sejati di jalan kehidupan manusia ini.

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care!

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian anda!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


USNISA VIJAYA DHARANI (佛顶尊胜陀罗尼)

NAMO BHAGAVATE TRAILOKYA PRATIVISISTAYA BUDDHAYA BHAGAVATE TADYATHA

OM,VISUDDHAYA VISUDDHAYA

ASAMA-SAMA SAMANTAVABHASA-SPHARANA

GATI GAHANA SVABHAVA VISUDDHE

ABHINSINCATU MAM

SUGATA VARA VACANA AMRTA ABHISEKAI MAHA MANTRA-PADAI AHARA AHARA AYUH SAM-DHARANI

SODHAYA SODHAYA GAGANA VISUDDHE

USNISA VIJAYA VISUDDHE SAHASRA-RASMI SAM-CODITE

SARVA TATHAGATA AVALOKANI SAT-PARAMITA-PARIPURANI

SARVA TATHAGATA MATI DASA-BHUMI PRATI-STHITE

SARVA TATHAGATA HRDAYA ADHISTHANADHISTHITA MAHA-MUDRE VAJRA KAYA SAM-HATANA VISUDDHE

SARVA VARANA APAYA-DURGATI PARI VISUDDHE

PRATI-NIVATAYA AYUH SUDDHE

SAMAYA ADHISTHITE

MANI MANI MAHA MANI

TATHATA BHUTA-KOTI PARISUDDHE

VISPHUTA BUDDHI SUDDHE

JAYA JAYA VIJAYA VIJAYA

SMARA SMARA SARVA BUDDHA ADHISTHITA SUDDHE

VAJRI VAJRAGARBHE VAJRAM BHAVATU MAMA SARIRAM

SARVA SATTVANAM CA KAYA PARI VISUDDHE

SARVA GATI PARISUDDHE

SARVA TATHAGATA SINCA ME SAMASVASAYANTU

SARVA TATHAGATA SAMASVASA ADHISTHITE

BUDDHYA BUDDHYA VIBUDDHYA VIBUDDHYA

BODHAYA BODHAYA VIBODHAYA VIBODHAYA SAMANTA PARISUDDHE

SARVA TATHAGATA HRDAYA ADHISTHANADHISTHITA MAHA-MUDRE SVAHA

——————————————————————————————————————————————————————————————————

“Raja Surga, terdapat Dharani yang dikenal sebagai “Usnisa Vijaya Dharani”. Dharani ini dapat menyucikan semua jalan sengsara, melenyapkan penderitaan atas kelahiran dan kematian secara menyeluruh. Dharani ini juga dapat membebaskan semua kesengsaraan dan penderitaan mahluk hidup di alam neraka, Raja Yama dan binatang, menghancurkan semua neraka, dan mengantarkan semua mahluk hidup ke jalan suci.”

“Raja Surga, jikalau seseorang mendengar Usnisa Vijaya Dharani sekali saja, semua karma buruk dari kehidupan sebelumnya yang seharusnya menyebabkan ia terlahir di neraka akan terhancurkan semuanya. Sebaliknya, ia akan memperoleh badan yang baik dan bersih. Di manapun ia dilahirkan kembali, dia akan mengingat Dharani ini secara jelas – dari satu kebuddhaan ke lainnya, dari satu alam surgawi ke alam surgawi lainnya. Sesungguhnya, melalui Surga Trayastrimsha, dimanapun ia terlahir kembali, dia tidak akan lupa.”

“Raja Surga, jikalau seseorang menjelang kematian mengingat Dharani suci ini, walaupun hanya sekejap, masa hidupnya akan diperpanjang dan ia akan memperoleh kesucian dalam raga, perkataan dan pikirannya. Tanpa penderitaan dan kesakitan badaniah dan sesuai dengan perbuatan baiknya, dia akan menikmati ketentraman di mana saja. Menerima berkah dari semua Tathagata, dan senantiasa dijaga dewa-dewa, dan dilindungi oleh Bodhisatva, ia akan dihormati dan dimuliakan masyarakat, dan semua rintangan kesengsaraan akan terhapuskan.”

“Raja Surga, jikalau seseorang dengan ikhlas membaca dan melafalkan Dharani ini, walaupun sekejap saja, semua hukuman karmanya yang akan menyebabkan ia menderita di alam neraka, binatang, Raja Yama, setan lapar, akan dihancurkan seluruhnya dan dihapuskan tanpa meninggalkan jejak. Ia akan bebas pergi ke tanah suci Buddha dan istana surga manapun, semua pintu gerbang ke kediaman Bodhisatva akan terbuka untuknya tanpa hambatan.”

Kemudian Buddha berkata kepada Raja Sakra, “Mantra ini dikenal sebagai ‘Yang Mensucikan Semua Jalan Sengsara Usnisa Vijaya Dharani’. Dharani ini dapat menghilangkan semua rintangan karma buruk dan menghapuskan penderitaan di semua jalan sengsara.”

“Raja Surga, Dharani termasyur ini dinyatakan serentak oleh Buddha-Buddha sebanyak delapan puluh delapan koti (ratusan juta) sejumlah butiran-butiran pasir di Sungai Gangga. Semua Buddha bergembira dan menjunjung tinggi Dharani ini yang dibuktikan dengan tanda bukti kebijaksanaan dari Maha VairocanaTathagata. Ini karena di dalam jalan sengsara, untuk membebaskan mereka dari hukuman menyakitkan dalam alam neraka, binatang dan Raja Yama; untuk melepaskan semua mahluk yang menghadapi bahaya keterperosokan ke dalam lautan lingkaran kelahiran dan kematian (samsara); untuk membimbing mahluk-mahluk lemah yang berusia pendek dan kurang beruntung dan untuk melepaskan mahluk-mahluk yang suka melakukan semua perbuatan jahat. Selain itu, karena ia berdiam dan dijunjung tinggi di dunia Jambudwipa, kekuatan yang ditunjukkan oleh Dharani ini akan mengakibatkan semua mahluk dalam neraka dan alam setan lainnya; orang yang kurang beruntung dan berpusar dalam lingkaran kelahiran dan kematian; orang yang tidak percaya adanya perbuatan baik dan jahat dan yang menyimpang dari jalan benar, untuk mencapai pelepasan.”

***

Usnisa Vijaya Dharani adalah sebuah sutra Mahayana. Sutra ini berisi khotbah Sang Buddha mengenai seorang putra dewa bernama Susthita yang seharusnya menjalani hukuman karmanya akibat buah perbuatannya di masa lalu, namun berkat “Usnisa Vijaya Dharani” menjadi terbebaskan.

Penjelasan berbahasa Indonesia dari isi sutra versi terjemahan Guru Buddhapala darii zaman Dinasti Tang dapat dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Usnisa_Vijaya_Dharani

Sedangkan, lantunan Sutra Usnisa Vijaya Dharani dapat didengarkan di http://www.youtube.com/watch?v=SgoCnLGcS3k

e

aksara Sansekerta Usnisa Vijaya Dharani

= Referensi: =

Teks Sutra: http://www.gugalyrics.com/%E9%BB%84%E6%85%A7%E9%9F%B3-USNISA-VIJAYA-DHARANI-%E4%BD%9B%E9%A1%B6%E5%B0%8A%E8%83%9C%E9%99%80%E7%BD%97%E5%B0%BC-LYRICS/28698/

Kutipan artikel: http://id.wikipedia.org/wiki/Usnisa_Vijaya_Dharani

artikel yang lebih lengkap, kunjungi http://en.wikipedia.org/wiki/Usnisa_Vijaya_Dharani_Sutra

Read Full Post »

« Newer Posts