Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Buddhaloka’


Artikel bersumber dari Buku ke-168: “Pembicaraan yang Sepi (the Lonely Talk — 孤獨的傾訴)”

Oleh: Grand Master Sheng-Yen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Teringat dahulu kala —

Ada orang yang mengagumi saya: “Lu Sheng Yen, berkahmu besar sekali!”

Mendengar itu, saya hanya senyum-senyum.

Berbicara mengenai berkah, sebenarnya bukannya tidak ada juga. Ada murid yang menghadiahkan saya mobil ternama, banyak murid yang memberikan persembahan kepada saya, hingga berdirinya bangunan Rainbow Villa yang sangat megah (catatan: Rainbow Villa merupakan kompleks tempat berdirinya vihara pusat dari seluruh vihara Tantrayana Zhen Fo Zhong yaitu Vihara Vajragarbha Seattle, berlokasi di Seattle, USA). Ini hanyalah tampak luarnya saja, sebenarnya saya sendiri jarang tinggal di sana.

Hidup saya tidaklah mewah, tapi dari luar terlihat sangatlah penuh berkah. Nama Vajra saya adalah “Vajra maha berkah”. Pada kenyataannya, hidup saya sendiri sangat sederhana, makan di Vihara, memakai baju Lhama, tidur beralaskan papan (saya suka tidur di lantai), menyetir sendiri, orang yang kehidupannya tidak memiliki hiburan.

Setiap hari membabarkan Dharma, melatih diri, memperteguh fondasi dan sila (ini adalah rutinitas sehari-hari saat dulu di Vihara Vajragarbha Seattle, USA).

Sekarang, mengasingkan diri di Danau Daun, pembaca dapat memikirkan sendiri, bagaimana pula pembalasan berkah saya? Hahaha, hanya tertawa keras saja.

Saya sendiri merasakan, sekarang saya barulah dapat disebut penuh berkah. Hari-hari saya yang tenang damai, tubuh-ucapan-pikiran yang benar-benar bersih (suci), menjalankan sila dengan khidmat, melakukan tugas harian tanpa bermalas-malasan, menyeberangkan banyak makhluk alam yin, ini adalah mahaberkah yang tiada tara.

Berkah saya yang paling besar adalah:

“meninggalkan keinginan, tanpa keinginan.”

“pembebasan fisik dan batin.”

“melafalkan nama Buddha dengan penuh kesungguhan.”

Ternyata, berkah terbesar adalah mematahkan bencana dan membuktikan kebenaran, terlahir kembali ke Buddhaloka (tanah suci Buddha), inilah berkah yang sesungguhnya!

Menuliskan sebuah gatha:

Berkah tidaklah mesti sangat kaya materi

Hidup yang mewah sangatlah memabukkan manusia

atau rumah yang sangat megah dan besar

Memandang keluar ada kebun dan lahan pertanian yang sangat banyak

Hanya karena saya memahami hubungan sebab akibat hidup dan mati

Memahami perputaran hidup manusia

Tau menghargai kehidupan manusia yang telah dilalui

Berkah terbesar adalah pada saat roh keluar dari rumah*

dengan menyadari rasa khidmat

*Catatan: “rumah” yang dimaksudkan di sini adalah “badan jasmani”

Link Sumber Artikel Asli (berbahasa Mandarin): http://www.tbsn.org/chinese2/article.php?id=8276&keyword=&backpage=&page=0

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care!

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian anda!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »