006 人是土做成的
From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》
Author : Grand Master ShengYen Lu
Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Saya ingat saat menghadiri prosesi pemakaman agama Kristen Katolik atau Kristen Protestan, pendeta atau pastor selalu mengatakan sebuah kalimat : “Biarlah tanah kembali kepada tanah, biarlah roh kembali kepada roh.”
Juga berarti :
Prana kembali kepada prana.
Tanah kembali kepada tanah.
Di legenda kuno China, “Nvwa” membentuk tanah menjadi manusia, sehingga terciptalah manusia.
Tuhan membuat manusia, juga menggunakan tanah, menggunakan citra dirinya, kemudian membentuk “Adam”, menghembuskan nafas ke Adam, dan terciptalah manusia pertama di muka bumi ini.
Sutra Buddha juga mengatakan, manusia merupakan penggabungan dari Empat Maya, Empat Maya ini adalah : ”bumi, air, api, angin”. Bumi berarti tanah, juga adalah debu tanah. Sutra Buddha menjelaskan dengan lebih terperinci, semesta terbentuk dari penggabungan tak hingga debu tanah, satu debu mewakili satu dunia, bumi juga merupakan salah satu butiran debu di dalamnya, bumi juga terbuat dari tanah, manusia juga terbuat dari tanah.
Buddha berkata :
Di dalam mimbar para Bodhisattva di seluruh penjuru
Terdapat debu Alam Dharma yang tak terhingga.
Saya berkata, insan adalah debu tanah, semuanya merupakan debu yang tak terhingga di dalam sebuah debu, dunia manusia adalah dunia debu. Oleh karena itu, setiap insan juga sama saja, berbesar hati lah, apalah yang bisa diperebutkan dari sebutir debu, “lebih penting keluarlah dari debu”.
Sajak:
Memperebutkan daerah kekuasaan apa
Jutaan prajurit berangkat meninggalkan kampung halaman
Pikirkan lah sejarah lampau yang telah lama berlalu
Sekarang ada di mana
Lebih baik melatih roh agar tidak tersesat
Jika tidak maka bertumimbal lahir lagi di alam samsara
Penting kah?
********
*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care!*
********
Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/ daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber
*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care!
Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian anda!*
**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching
Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

