Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Inspirational Type of Dharma Article’ Category


003 身体就是暂时的家

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Dalam kehidupan kali ini, saya berpindah rumah sudah tidak terhitung berapa kali, sejak menikah dengan Gurudhara “Acarya Lianxiang”, saya selalu berpindah rumah, di Taiwan, di Amerika Serikat, di “Danau Daun”, pindah ke sini, pindah ke sana, terkadang kembali mengunjungi tempat tinggal lama, rasanya seperti sedang berkelana di alam mimpi. Benar, benar-benar seperti orang yang sedang bermimpi, bahkan barang yang ditinggalkan, semuanya telah dilupakan.

Ada suatu kali, saya dari Amerika Serikat pulang ke tempat tinggal lama, saya menertawakan diri saya sendiri, jalan pulang ke rumah saya, saya bahkan telah lupa. Lihatlah, daya ingat saya sangat parah, bahkan jalan pulang ke rumah lama saja sudah tidak tahu, terlebih lagi barang sehari-hari yang ditinggalkan di sana, ingatan saya sepertinya sudah kosong semua, saya sedikit curiga, rumah saya yang sebenarnya ada di mana?

Apakah rumah saya di Seattle, USA? “Dharmasala Zhenfo”, “Villa Nanshan”, “Rainbow Villa”? Ataukah di “Pulau Dongxing”, “Pulau Tianxi”, “Pulau Yinyue” di “Danau Daun”? Saya sudah tidak bisa membedakan dengan jelas.

Benar-benar ilusi mimpi, saya adalah seorang yang telah meninggalkan keduniawian, mana ada rumah? Saya boleh tinggal di “Vihara Vajragarbha”, Vihara Vajragarbha adalah rumah sementara bagi para biksu ; sedangkan tubuh jasmaniku, sejak awal saya sudah mengetahui, berjalan mengikuti arah hembusan angin. Jasmani adalah tubuh sementara, di dalam dunia manusia, semuanya seluruhnya adalah sementara saja.

Di dunia manusia ini, toh hanya sebuah ilusi mimpi, mana ada rumah?

Menuliskan sebuah sajak :

Ingin rumah semakin dipikirkan semakin kacau

Di manakah tempat berlabuh

Siapa yang masih memanggil di dalam rumah

Semakin dipikirkan semakin pilu

Bahkan jasmani sendiri juga hanya sementara

Seperti perahu kecil yang berlayar di sungai

Matahari terbenam senja pun tiba

Dinasti dan penguasa silih berganti

Lihat lah

Kapankah sadhaka benar-benar sampai ke pantai seberang

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


042 善巧方便是佛法

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Di masa awal, saya menggunakan “ramalan dewata” untuk membantu orang dalam tanya jawab urusan duniawi, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma.

Di masa awal, saya membantu orang mengamati “Fengshui geomansi”, membantu orang memohon berkah, panjang umur, dan keturunan, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma.

Di masa awal, saya membantu orang melatih jasmani dengan “Sadhana Pelatihan Tubuh ala Mahadewi Yaochi”, memohon kesehatan jasmani, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma .

Masih ada lagi “Sadhana Dewa Rezeki”, “Sadhana Vajra”, “Sadhana Yabyum”, “Sadhana Karman”, dll, semuanya tetap dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma .

“Puja Api” Tantrayana (Apihoma), “Prana Nadi Bindu” Tantrayana, semuanya juga dikecam sebagai bukan Buddha Dharma.

Ada orang yang beranggapan, Buddha Dharma adalah meninggalkan orangtua, keluarga, pergi menggunduli kepala, menjalankan hidup kebhiksuan, inilah baru disebut sebagai Buddha Dharma, hidup menyepi dan meninggalkan keduniawian, bervegetarian, melafalkan nama Buddha, ini barulah Buddha Dharma, duduk bermeditasi juga Buddha Dharma.

Kemudian, saya berhasil mengamati dua poin :

Pertama, terampil dan praktis merupakan Buddha Dharma — kutipan ‘terlebih dahulu memikat dan membimbing secara duniawi, kemudian menuntun ke dalam kebijaksanaan Buddha’ dalam “Sutra Vimalakirti”, asalkan yang baik, semuanya adalah Buddha Dharma.

Kedua, keberhasilan kebajikan dari semua Buddha Bodhisattva, diperoleh dari memupuknya pada insan. Jika tidak ada insan, maka tidak bisa mencapai kebudhaan.

Apakah yang disebut sebagai Buddha Dharma? Apakah Buddha Dharma itu? Mari lah dipikirkan, apakah membosankan?

Menuliskan sebuah sajak:

Kecapi catur sajak lukisan semuanya merupakan Buddha Dharma

Berolahraga melatih jasmani semuanya merupakan Buddha Dharma

Makan tidur semuanya merupakan Buddha Dharma

Keluarga pekerjaan semuanya merupakan Buddha Dharma

Buddha Dharma justru berada di dalam insan

Saling melebur menjadi inti dari sunya semu

Jika tidak ada insan

Mencapai kebudhaan untuk apa

Buddha Dharma menjadi kosong melompong

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


039 疲劳厌倦的退心

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Seorang sadhaka memulai dari “membangkitkan niat awal”, harus senantiasa melatih “konsistensi”, sebenarnya ini tidaklah mudah dilakukan, terutamanya mudah untuk membangkitkan niat awal, namun susah untuk konsisten, bahkan sadhaka senior pun tidak mudah terus bertahan pada “berdiam”. Para Acarya, bhiksulama, tentu saja ada yang sudah mundur sradhanya, sudah tidak melatih “Dharma Tantrayana Satyabuddha”, sudah tidak melafalkan nama Buddha, rasanya ibarat seluruh “lelah dan jenuh” sudah keluar dari kandang.

Atau ada siswa yang berpikir, Mahaguru Liansheng menjalani pertapaan, tidak bergelut di dunia saha, mungkinkah juga mengalami lelah jenuh dan kemunduran sradha?

Mungkin karena menerima begitu banyak tekanan dan serangan bertubi-tubi, tekadnya sudah tenggelam, sejak kini mundur dari dunia persilatan, mencuci tangan dari permasalahan, tidak mau berurusan lagi.

Jika siswa berpikiran demikian, itu sudah salah besar, saya meskipun tidak bergelut di dunia, membiarkan orang mem-bully dan bersabar dimarahi, namun, saya bersadhana tanpa terputus satu hari pun, membaca Sutra melafalkan Buddha tidak terputus satu hari pun, kekuatan tekad yang satu ini tetaplah ada.

Saya tidak memiliki hati yang lelah dan jenuh, malahan benar adanya saya telah lelah dan jenuh terhadap “pertikaian antar aliran keagamaan” di dunia manusia. Dalam berbhavana, saya tetaplah giat dan gigih, saya berdiam di Alam Barat di Mahapadminiloka Sukhavatiloka, berdiam di sebuah titik kecil di angkasa raya.

Menuliskan sebuah sajak :

Hati yang berdiam adalah berhenti dan mengamati

Setiap hari menjalankan bhavana bagai semilir angin yang sejuk

Saat senggang melafalkan Buddha dan Sutra

Sepenuh hati di negeri teratai

Giat dan gigih begini hingga memancarkan cahaya gemerlap

Juga tidak memedulikan orang jahat di luar sana

Tidak mendengar dan tidak bertanya

Peduli amat Mara apa Sesat apa

Semuanya dibuang

Tidak berminat mempertimbangkan apapun

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


033 空与有自自然然

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Kesadaran Buddha sebenarnya ada di mana? Ada yang mengatakan “Sunya”, ada yang mengatakan “Ada”, ada yang mengatakan “Tidak kosong”, ada yang mengatakan “Tidak ada”.

Di sini saya ingin mengungkapkan beberapa kata :

Teratai tumbuh dari lumpur namun tidak ternodai.

Di dalam beban pikiran dapat muncul Bodhi.

Di dalam kondisi lingkungan yang buruk muncul ketentraman.

Mencapai jalan kebudhaan di dalam dukha dan bencana insan.

Kita tidak melekati “Sunya”, juga tidak melekati “Ada”, sunya dan ada adalah alamiah, ini dinamakan jalan pembebasan dari tiada kemelekatan.

Ada yang melekati suatu metode, ada juga orang yang melekati banyak metode, di dalam suatu metode membeda-bedakan siapa tinggi siapa rendah, siapa besar siapa kecil, siapa benar siapa tidak benar, bergunjang-ganjing, masih lebih baik hidup dengan alamiah saja. Tidak usah mengurusi terlalu banyak, hari ini, besok, lusa, kemarin lusa; kehidupan lampau, kehidupan sekarang, kehidupan yang akan datang, semuanya tidak diambil pusing.

Saya hidup secara alamiah, jika prajurit musuh datang maka jendral menghalangi, jika air datang maka benam dengan tanah, tidak masuk ke dalam hati, di setiap tempat ada Buddha, di setiap kondisi selalu bersyukur, tenang dan damai, juga tidaklah kaku dan tidak natural, Sunya dan Ada saling melebur. Saya di “Danau Daun” melewati hidup yang seperti ini, natural itu baik, tidak melekati.

Menuliskan sebuah sajak :

Melihat apapun tidak gentar

Peduli amat berisik dan keributan

Melafal Buddha membuat hati tidak galau

Mendengar kritikan juga cuma senyum-senyum saja

Di dalam samadhi tiba di mimpi

Biarkan bunga mekar

Biarkan bunga gugur

Waktu tidak ada hubungannya dengan saya

Lahir batin menjalani secara natural

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »