Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Tantrayana Satyabuddha’


035 生死簙

From B280 天外之天 – Heavens and The Great Beyond《Langit Di Luar Langit》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Ada seorang siswa bernama “Lianhua Shangming”, ia ikut tur ke India, berkeliling India untuk menikmati pemandangan (ia menghadiri tur khusus orang Tionghua).

Suatu hari.

Jam 1 dini hari, bus pariwisata masih melaju di jalanan kecil lintas desa, rencananya jam 01.30 baru bisa tiba di rumah makan di perkotaan.

Bus pariwisata berguncang keras.

Permukaan jalan tidak rata.

Naik bus ibarat naik kapal.

Entah mengapa dan bagaimana, bus menabrak sebatang pohon besar, terdengar suara besar “brak”, dan bus terguling-guling.

Seluruh penumpang bus tadinya masih berada di alam mimpi.

Begitu kejadian, semuanya menjerit-jerit ‘memanggil ayah dan bunda’.

‘Memanggil ayah dan bunda’ masih terbilang baik, bus terguling-guling, sebagian orang bahkan tidak sanggup bersuara, segera mati tertimpa, menuju alam baka. Bahkan tidak tahu bagaimana bisa mati?

Tidak ada lampu di jalanan kecil lintas desa.

Segalanya gelap gulita.

Hanya ada suara rintihan.

Siapa sudah meninggal?

Siapa yang belum meninggal?

Tidak ada yang tahu?

Kepala “Lianhua Shangming” terhantam oleh sebuah batangan besi, tubuhnya terjepit kursi. Kakinya sangat sakit.

Tidak bisa bergerak sama sekali, akhirnya ia pun jatuh pingsan tak sadarkan diri.

Di dalam kondisi tak sadarkan diri, “Lianhua Shangming” justru melihat ada seorang yang berbusana layaknya petugas datang dengan menaiki ‘tandu’.

Dan ada sekitar sepuluh orang, tangan menggenggam bendera, ibarat pasukan iring-iringan kecil, mengepung mengelilingi lokasi bus yang celaka itu.

Petugas itu berkata :

“Keluarkan buku hidup dan mati!”

Satu di antara kumpulan orang itu, mungkin adalah seorang jaksa, mengeluarkan sebuah buku ke petugas tersebut.

Petugas membuka buku daftar nama, memanggil nama :

“Chen X!”

Ada satu bayangan hitam ditangkap pergi.

“Li X!”

Muncul lagi satu bayangan hitam, juga langsung ditangkap pergi.

Memanggil lagi :

“Lin X!”

Ditangkap lagi.

Memanggil lagi :

“Huang X!”

Lagi-lagi ditangkap pergi!

……….。

Demikianlah sudah tertangkap sepuluh lebih orang.

Petugas itu, juga memanggil :

“Lai Shangming!”

“Lianhua Shangming” terbaring, ia mendengar dengan sangat jelas namanya dipanggil, dan ada suatu desakan, sepertinya rohnya hendak menerobos keluar dari ubun-ubun.

Petugas alam baka di samping berbicara kepada petugas :

“Lai Shangming ini merupakan murid dari Buddha Hidup Liansheng Lu Shengyan, ia mengenakan jimat pelindung di badan, sehingga ia hanya terjepit hingga patah tulang, namun tidak sampai mati. Boleh izinkan dia kembali ke alam manusia.

Petugas berkata :

“Kalau begitu kenapa namanya tercatat di dalam Buku Hidup dan Mati?”

Petugas alam baka menjawab :

“Sebenarnya ia seharusnya mati, namun bersarana pada Acarya yang kebajikannya sempurna merupakan sebuah kebajikan, ia bersujud kepada seluruh Buddha juga merupakan sebuah kebajikan, melatih mahapuja kesucian juga merupakan sebuah kebajikan. Namanya tidak sempat dihapus dari Buku Hidup dan Mati, hari ini harus dihapus.”

Petugas berkata :

“Kalau begitu ditoleransi satu kali, lain kali tidak boleh salah lagi!”

Petugas alam baka berkata :

“Baik! Baik! Baik!”

Setelah mengalami kejadian ini, “Lianhua Shangming” datang memberitahu saya mengenai kejadian ini, setelah mendengar saya :

“Bergidik!”

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


003 身体就是暂时的家

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Dalam kehidupan kali ini, saya berpindah rumah sudah tidak terhitung berapa kali, sejak menikah dengan Gurudhara “Acarya Lianxiang”, saya selalu berpindah rumah, di Taiwan, di Amerika Serikat, di “Danau Daun”, pindah ke sini, pindah ke sana, terkadang kembali mengunjungi tempat tinggal lama, rasanya seperti sedang berkelana di alam mimpi. Benar, benar-benar seperti orang yang sedang bermimpi, bahkan barang yang ditinggalkan, semuanya telah dilupakan.

Ada suatu kali, saya dari Amerika Serikat pulang ke tempat tinggal lama, saya menertawakan diri saya sendiri, jalan pulang ke rumah saya, saya bahkan telah lupa. Lihatlah, daya ingat saya sangat parah, bahkan jalan pulang ke rumah lama saja sudah tidak tahu, terlebih lagi barang sehari-hari yang ditinggalkan di sana, ingatan saya sepertinya sudah kosong semua, saya sedikit curiga, rumah saya yang sebenarnya ada di mana?

Apakah rumah saya di Seattle, USA? “Dharmasala Zhenfo”, “Villa Nanshan”, “Rainbow Villa”? Ataukah di “Pulau Dongxing”, “Pulau Tianxi”, “Pulau Yinyue” di “Danau Daun”? Saya sudah tidak bisa membedakan dengan jelas.

Benar-benar ilusi mimpi, saya adalah seorang yang telah meninggalkan keduniawian, mana ada rumah? Saya boleh tinggal di “Vihara Vajragarbha”, Vihara Vajragarbha adalah rumah sementara bagi para biksu ; sedangkan tubuh jasmaniku, sejak awal saya sudah mengetahui, berjalan mengikuti arah hembusan angin. Jasmani adalah tubuh sementara, di dalam dunia manusia, semuanya seluruhnya adalah sementara saja.

Di dunia manusia ini, toh hanya sebuah ilusi mimpi, mana ada rumah?

Menuliskan sebuah sajak :

Ingin rumah semakin dipikirkan semakin kacau

Di manakah tempat berlabuh

Siapa yang masih memanggil di dalam rumah

Semakin dipikirkan semakin pilu

Bahkan jasmani sendiri juga hanya sementara

Seperti perahu kecil yang berlayar di sungai

Matahari terbenam senja pun tiba

Dinasti dan penguasa silih berganti

Lihat lah

Kapankah sadhaka benar-benar sampai ke pantai seberang

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


042 善巧方便是佛法

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Di masa awal, saya menggunakan “ramalan dewata” untuk membantu orang dalam tanya jawab urusan duniawi, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma.

Di masa awal, saya membantu orang mengamati “Fengshui geomansi”, membantu orang memohon berkah, panjang umur, dan keturunan, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma.

Di masa awal, saya membantu orang melatih jasmani dengan “Sadhana Pelatihan Tubuh ala Mahadewi Yaochi”, memohon kesehatan jasmani, saya dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma .

Masih ada lagi “Sadhana Dewa Rezeki”, “Sadhana Vajra”, “Sadhana Yabyum”, “Sadhana Karman”, dll, semuanya tetap dikecam orang bahwa itu bukanlah Buddha Dharma .

“Puja Api” Tantrayana (Apihoma), “Prana Nadi Bindu” Tantrayana, semuanya juga dikecam sebagai bukan Buddha Dharma.

Ada orang yang beranggapan, Buddha Dharma adalah meninggalkan orangtua, keluarga, pergi menggunduli kepala, menjalankan hidup kebhiksuan, inilah baru disebut sebagai Buddha Dharma, hidup menyepi dan meninggalkan keduniawian, bervegetarian, melafalkan nama Buddha, ini barulah Buddha Dharma, duduk bermeditasi juga Buddha Dharma.

Kemudian, saya berhasil mengamati dua poin :

Pertama, terampil dan praktis merupakan Buddha Dharma — kutipan ‘terlebih dahulu memikat dan membimbing secara duniawi, kemudian menuntun ke dalam kebijaksanaan Buddha’ dalam “Sutra Vimalakirti”, asalkan yang baik, semuanya adalah Buddha Dharma.

Kedua, keberhasilan kebajikan dari semua Buddha Bodhisattva, diperoleh dari memupuknya pada insan. Jika tidak ada insan, maka tidak bisa mencapai kebudhaan.

Apakah yang disebut sebagai Buddha Dharma? Apakah Buddha Dharma itu? Mari lah dipikirkan, apakah membosankan?

Menuliskan sebuah sajak:

Kecapi catur sajak lukisan semuanya merupakan Buddha Dharma

Berolahraga melatih jasmani semuanya merupakan Buddha Dharma

Makan tidur semuanya merupakan Buddha Dharma

Keluarga pekerjaan semuanya merupakan Buddha Dharma

Buddha Dharma justru berada di dalam insan

Saling melebur menjadi inti dari sunya semu

Jika tidak ada insan

Mencapai kebudhaan untuk apa

Buddha Dharma menjadi kosong melompong

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


039 疲劳厌倦的退心

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Seorang sadhaka memulai dari “membangkitkan niat awal”, harus senantiasa melatih “konsistensi”, sebenarnya ini tidaklah mudah dilakukan, terutamanya mudah untuk membangkitkan niat awal, namun susah untuk konsisten, bahkan sadhaka senior pun tidak mudah terus bertahan pada “berdiam”. Para Acarya, bhiksulama, tentu saja ada yang sudah mundur sradhanya, sudah tidak melatih “Dharma Tantrayana Satyabuddha”, sudah tidak melafalkan nama Buddha, rasanya ibarat seluruh “lelah dan jenuh” sudah keluar dari kandang.

Atau ada siswa yang berpikir, Mahaguru Liansheng menjalani pertapaan, tidak bergelut di dunia saha, mungkinkah juga mengalami lelah jenuh dan kemunduran sradha?

Mungkin karena menerima begitu banyak tekanan dan serangan bertubi-tubi, tekadnya sudah tenggelam, sejak kini mundur dari dunia persilatan, mencuci tangan dari permasalahan, tidak mau berurusan lagi.

Jika siswa berpikiran demikian, itu sudah salah besar, saya meskipun tidak bergelut di dunia, membiarkan orang mem-bully dan bersabar dimarahi, namun, saya bersadhana tanpa terputus satu hari pun, membaca Sutra melafalkan Buddha tidak terputus satu hari pun, kekuatan tekad yang satu ini tetaplah ada.

Saya tidak memiliki hati yang lelah dan jenuh, malahan benar adanya saya telah lelah dan jenuh terhadap “pertikaian antar aliran keagamaan” di dunia manusia. Dalam berbhavana, saya tetaplah giat dan gigih, saya berdiam di Alam Barat di Mahapadminiloka Sukhavatiloka, berdiam di sebuah titik kecil di angkasa raya.

Menuliskan sebuah sajak :

Hati yang berdiam adalah berhenti dan mengamati

Setiap hari menjalankan bhavana bagai semilir angin yang sejuk

Saat senggang melafalkan Buddha dan Sutra

Sepenuh hati di negeri teratai

Giat dan gigih begini hingga memancarkan cahaya gemerlap

Juga tidak memedulikan orang jahat di luar sana

Tidak mendengar dan tidak bertanya

Peduli amat Mara apa Sesat apa

Semuanya dibuang

Tidak berminat mempertimbangkan apapun

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »