Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Tantrayana Zhenfozong’


Ada seorang siswa Malaysia bernama Lianhua Minglou yang tinggal di pedesaan. Ia bersama-sama dengan rombongan umat datang ke Vihara Vajragarbha Taiwan untuk pertama kalinya.

Ia juga pertama kalinya bertemu dengan Mahaguru Lu, ia baru bersarana di upacara akbar yang diselenggarakan di Malaysia National Stadium di Malaysia.

Saat berada di Vihara Vajragarbha Taiwan, setelah ia selesai menghadiri upacara apihoma.

Ada orang yang menyuruhnya agar tetap tinggal untuk menerima pemberkahan jamah kepala.

Ia bertanya,

“Apa gunanya pemberkahan jamah kepala?”

Orang tersebut menjawab,

“Dapat mengikis penyakit! Dapat mengikis karmawarana (rintangan karma)!”

Oleh sebab itu, ia pun tetap tinggal di sana, karena ia sudah lebih dari sepuluh tahun menderita “sakit pinggang”.

Sudah berkeliling mencari dokter, namun masih belum sembuh juga.

Saat tiba giliran saya untuk menjamah kepalanya, ia berkata,

“Pinggang saya sakit, mohon Mahaguru menjamahnya sebentar!”

Saya menepuk pinggangnya sekali.

Kemudian, saya melihat sesosok wujud hitam melompat keluar dari pinggangnya. Belum sempat saya mengamati wujud apa itu, wujud itu sudah hilang.

Saya juga tidak berkata apa-apa, dan melanjutkan pemberkahan jamah kepala ke umat selanjutnya.

Di siang hari kedua.

Kebetulan, grup merekalah yang mendapatkan giliran mentraktir saya makan siang.

Lianhua Minglou menyampaikan di meja makan,

“Kemarin malam saya memimpikan kedatangan Mahaguru Lu, Mahaguru memberikan pemberkahan jamah pinggang untuk pinggang saya yang sudah sakit selama sepuluh tahun lebih.”

“Setelah mengeluarkan tenaga yang sangat banyak, pada akhirnya Mahaguru berhasil menarik sebuah ekor hitam, kemudian keluarlah sesosok wujud hitam sebesar keranjang, kemudian keluar lagi sebuah kepala. Gigi-gigi milik kepala itu terlepas dan masih tertancap di pinggang saya.”

“Terakhir, Mahaguru Lu mencabut gigi tersebut satu persatu, terutama kedua gigi taring yang sangat panjang, menghujam jauh ke dalam daging, Mahaguru Lu menarik gigi tersebut keluar dari dalam daging.”

“Saat saya melihat seluruh barisan gigi seputih gading tersebut, saya sangat ketakutan.”

“Kemudian, Mahaguru Lu melemparkan hewan aneh itu keluar dari jendela.”

“Setelah itu saya kemudian terbangun. Mimpi ini sangatlah jelas dan terasa nyata, juga sangat menakjubkan.”

Ia berkata,

“Pagi ini saat saya bangun, pinggang saya yang telah sakit sepuluh tahun lebih ternyata telah sembuh total, sekujur tubuh saya sangat ringan, belum pernah saya merasa senyaman ini.”

“Terima kasih, Mahaguru Lu!”

Lianhua Minglou mengatakan:

Ia ingat saat dirinya berusia dua puluh tahun, ia naik gunung untuk mencari pekerjaan, dan ia membawa serta sebilah pisau sabit.

Saat melalui sebuah jalan setapak kecil di pegunungan yang dipenuhi semak belukar, secara mendadak ia diterjang oleh sebuah sosok hitam.

Ia memfokuskan pandangannya, ternyata itu adalah seekor kucing hitam yang agak besar berwarna hitam legam, kedua matanya bersinar kehijauan, ia memamerkan taring seputih gading, kemudian mengeluarkan cakarnya yang kokoh dan menerjang dengan sekuat tenaga.

Lianhua Minglou tidak sempat bereaksi, secara refleks ia menebaskan sabitnya, mengenai perut kucing aneh tersebut.

“Miauw!!!”

Kucing tersebut bersuara aneh, kemudian lanjut menyerang dan menggigit.

Lianhua Minglou lanjut menebaskan sabitnya beberapa kali, hingga kepala kucing aneh tersebut terpenggal.

Lianhua Minglou berkata,

“Apakah arwah kucing aneh ini menggentayangi dan menempel di tubuh saya, dan mengakibatkan saya menderita sakit pinggang selama sepuluh tahun lebih?”

Saya mengatakan:

Semua hal ada hukum karmanya.

Namun seekor kucing aneh menyerangmu, adalah normal jika kamu bereaksi seperti ini.

Harus menyalahkan siapa?

Saya tidak tahu bagaimana menghitung jodoh sebab akibat karma ini.

Namun:

Bersarana kepada Tantrayana Satya Buddha.

Pihak penagih utang terbebaskan, juga merupakan sebuah maha keberuntungan.

——Disadur dari Buku Living Buddha Liansheng Rinpoche ke-242 “Collection of Unbelievable Tales

Cara membeli buku cetak karya Living Buddha Rinpoche Liansheng Shengyen-Lu:

Versi Traditional Mandarin:

Pembaca di Taiwan dapat mengakses

Website toko buku Bokelai博客來 https://is.gd/s1KJac

Website toko buku Jinshitang金石堂 https://is.gd/RUjA5K

dan berbagai toko buku online dan toko buku besar.

Pembaca di Singapura dapat menghubungi新加坡地區讀者可電洽【Toko Aksesoris Tantra Tibet Lianqun翔群藏密佛具用品】, Saluran telepon:6254-2213;Alamat: 149 Rochor Road #02-01 Singapore 188425

atau mampir di Vihara Vajragarbha Singapore 新加坡雷藏寺untuk membeli.

Pembaca di Indonesia dapat membeli di PT. Budaya Daden Indonesia (http://www.tokopedia.com/dadenindonesia)

Pembaca di negara lainnya dapat membeli di Toko Buku Bokelai博客來, Vihara Tantrayana Satya Buddha di masing-masing tempat, atau langsung menghubungi publisher@tbboyeh.org untuk memesan.

Versi Simplified Mandarin dan Traditional Mandarin:

Dapat dibeli di Yifu Culture Malaysia (https://www.yifuculture.com/) atau langsung menghubungi publisher@tbboyeh.orguntuk membeli.

Kami menyambut kedatangan Anda di website perpustakaan online Tbboyeh「真佛般若藏」dan mendaftar menjadi member, baca gratis buku karya Living Buddha Liansheng Rinpoche: https://www.tbboyeh.org

……………………………………………………………

Kami menyambut donasi Anda kepada Shengyen-Lu Foundation: https://www.facebook.com/SYLFoundation

Kami menyambut Anda berkunjung ke website True Buddha School Foundation: https://tbsfoundation.com/tbsbn/

Kami menyambut Anda berkunjung ke website Lotus Light Charity Society:https://www.lotuslight.org.tw/

——————————————————————————————————-

【妖貓】

有一位馬來西亞住在鄉間的弟子「蓮花明樓」,第一次隨眾至台灣雷藏寺。

他也是第一次見到盧師尊,在馬來西亞「太子體育館」大法會時,才皈依的。

在台灣雷藏寺,參加「火供」之後。

有人要他留下摩頂。

他問:

「摩頂有何好?」

人答:

「可除病!除障礙!」

於是他就留了下來,因爲他的「腰痛」已十多年了。

看遍醫師,始終未好。

我摩頂到他的時候,他說:

「我腰痛,請師尊摩一下!」

我打了一下他的腰。

即見從其腰間,跳出一團黑物,我來不及看是什麼,便消杳不見。

我也不說什麼,便順著人群,摩頂下去。

第二天中午。

剛好是他們這個圑隊,供養我午餐。

「蓮花明樓」在餐桌上說:

「昨夜夢盧師尊至,爲我加持我的腰痛,我腰痛十多年了。」

「盧師尊好像費了好大的力氣,才拉出一條黑色的尾巴,尾巴接著一隻龐大的黑物,接著拉出一個頭,那頭的牙齒,竟還咬住我的腰。」

「最後,盧師尊把那東西的牙齒,一顆一顆的掰開,尤其那兩隻犬齒,長長的,深入肉中,盧師尊將犬齒由肉中抽出。」

「我看見了全部白森森的牙齒,相當的驚怖。」

「接著,盧師尊將怪物,拋了出去,拋到窗口外。」

「如此才醒了過來,這個夢,又眞實,又奇妙。」

他說:

「今早起床,十多年的腰痛全好了,全身完全輕鬆,未曾有如此舒暢過。」

「謝謝盧師尊!」

蓮花明樓說:

他記得二十多歲時,上山去打工,隨身帶著鐮刀。

經過一條小山路,長滿了蔓草,突然有一隻黑物向他侵襲。

他定睛一看是一頭全身黑絨絨的巨大怪貓,兩隻綠光的眼,露出白森森的犬齒,又其手爪甚有力。

他來不及反應,只順手將鐮刀揮去,就把怪貓割破肚腸。

「喵!」

一聲怪叫,又咬上來。

他接連幾刀,把怪貓的頭,砍了下來。

蓮花明樓說:

「是不是被這隻怪貓的魂,纏上了身,害得腰痛十多年?」

我說:

凡事皆有因果存在。

但一隻怪貓侵襲你,你有這種反應也是正常的。

到底應該怨誰?

我不知因緣果報應該是如何算才是。

但:

皈依眞佛宗。

冤家得解,也是大幸。

——蓮生活佛第242冊文集《怪談一篇篇》

…………………………………………………………

蓮生活佛盧勝彥文集紙本購書方式:

繁體中文版:

台灣地區讀者可向

博客來 https://is.gd/s1KJac

金石堂 https://is.gd/RUjA5K

各大網路書店及門市訂購。

新加坡地區讀者可電洽【翔群藏密佛具用品】聯繫電話:6254-2213;地址149 Rochor Road #02-01 Singapore 188425

或至雷藏寺新加坡訂購

印尼地區讀者可向印尼一燈文化(http://www.tokopedia.com/dadenindonesia)訂購

其他海外地區讀者可向博客來、各地真佛宗道場,或直接以 publisher@tbboyeh.org訂購。

簡體、繁體中文版:

可向馬來西亞一福文化(https://www.yifuculture.com/)或直接以publisher@tbboyeh.org訂購。

歡迎到「真佛般若藏」加入會員,免費閱讀蓮生活佛文集:https://www.tbboyeh.org

……………………………………………………………

歡迎資助盧勝彥布施基金會:https://www.facebook.com/SYLFoundation

歡迎瀏覽「世界真佛功德總會」網站:https://tbsfoundation.com/tbsbn/

歡迎瀏覽「華光功德會」網站:https://www.lotuslight.org.tw/

Read Full Post »


Ketika saya tinggal di Zhen Fo Mi Yuan, sering pergi ke Danau Sammamish, danau ini merupakan danau kedua terbesar di Washington D.C..

Saya pernah menulis sebuah buku, The Inner World of the Lake, yang menceritakan pelbagai kisah tentang danau tersebut.

Suatu ketika.

Saya berjalan sampai dermaga dari sebuah taman kecil, ada kayu yang mengapung di dermaga, bertebaran di atas danau.

Setelah dekat, terlihat rumput di dasar danau, di atas rumput ada ikan yang berenang kesana kemari. Selama ini saya suka melihat ikan berenang, ikan selamanya gembira, hatiku juga ikut gembira.

Tiba-tiba, seakan terlihat dari dasar danau pelan-pelan muncul sepasang mata yang menatap saya.

Di atas mata ada alis, ada hidung, ada bibir tebal, seluruh wajah brewokan.

Saya terkejut, sebelumnya saya sangka hanya khayalan.

Saya mengarahkan pandangan ke pepohonan di taman, berpindah ke pegunungan di seberang sana, kemudian pandangan kembali kuarahkan ke dasar danau.

Oh my God! Selembar wajah itu masih ada, sepasang matanya masih melotot ke saya, menatap kesana kemari.

Di bawah air ada selembar wajah, tidakkah aneh!
Akhirnya, saya bermeditasi di bawah pohon besar tepi danau.

Ada seseorang menghampiri, si tamu aneh berjenggot lebat tadi, dia bertanya,
“Anda bisa melihat saya?”

“Bisa.” Jawabku.

Dia berkata, “Saya melihat pandangan mata anda berbeda dengan orang lain, di matamu ada sinar terang yang memancar, apakah mata bardo?
“Bukan, ini adalah Mata Langit”, jawabku.

Dia jelas sangat gembira, karena ada orang yang sanggup melihat dia, perilakunya sopan, kamipun berbincang –bincang. Katanya, pada suatu tahun dimana turun salju yang sangat lebat, jalan menurun dan sewaktu mengerem mobilnya tergelincir masuk ke dasar danau. Jadilah dia hantu air.

Dia bertanya kepada saya, “Takutkah kepada hantu air?”

“Saya orang yang melatih diri, tidak takut.” Jawabku.

Dia tertawa lebar!

Lanjutnya, setelah meninggal barusan tahu ternyata ada banyak hantu air di danau Sammamish. Para hantu melihat perawakannya gagah, mendorong dia untuk menjadi raja hantu. Tak lama kemudian dia lantas menjadi pemimpin dari para hantu air di danau Sammamish.
Ada suatu tahun, sama seperti dulu turun salju lebat, juga ada sebuah mobil yang terjun ke dalam danau. Para hantu bersukacita ada hantu baru yang bergabung. Tiba-tiba Raja Hantu timbul belas kasihannya yang besar.

Raja Hantu memerintahkan para hantu memegang mobil yang sedang tenggelam, lantas membuka pintu mobil, sehingga orang yang di dalam bisa keluar, dan membantunya berenang ke tepian, orang itu secara ajaib berhasil selamat.

“Rupanya anda juga mempunyai hati welas asih!” Kataku.

“Hantu juga ada yang tidak mencelakai orang lain.” Katanya, kemudian lanjutnya, “Saya rasa sangat bagus berbuat demikian, berturut-turut menolong orang dalam jumlah yang tidak sedikit. Kemudian langit pun mengetahuinya, dari Raja Hantu saya berubah menjadi Dewa Air.”

Saya mengucapkan selamat kepadanya.

Kataya, dia juga mempunyai sinar, bisa terbang, walaupun hanya Dewa Air, juga bisa berkelana dalam dunia manusia.

Saya bertanya, “ Masih adakah keinginan anda menjadi manusia?”

Jawabnya, “Manusia! Yang penolong, kurang, yang suka mencelakai orang, banyak, tidak ingin menjadi manusia.”

Setelah mendengar jawabannya, “Mau tak mau menghela nafas juga!”

Tulisan ini dikutip dari karya tulis Sheng-yen Lu ke 226, “Mengetuk Pintu Hatimu.” 敲開你的心扉

Read Full Post »


007 一心不乱的大益

From B260 天上的钥匙 – Key of Dharma Realms《Kunci dari Langit》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Dalam Sutra Amitabha, untuk mencapai Alam Suci Buddha, seseorang harus melafal nama Buddha “sepenuh hati tanpa ada kegalauan”. saat ini, Trini-Arya Sukhavatiloka : Amitabha Buddha, Avalokitesvara Bodhisattva, dan Mahasthamaprapta Bodhisattva akan muncul di hadapan, menjemput insan yang percaya untuk terlahir di Alam Suci.

Inilah manfaat dari “sepenuh hati tidak galau”.

Wajib mampu.

Wajib mampu.

Coba anda pikirkan, saat sudah hampir mencapai ajal, kemampuan kelima indera akan menjadi kacau, pikiran acak akan terus timbul di dalam hati dan terus mengganggu.

Hendak “sepenuh hati tidak galau” pun sangatlah susah!

Namun, asalkan anda berlatih dengan tekun dan sungguh-sungguh di kehidupan sehari-hari hingga memiliki fondasi, saat ajal akan tiba : renungkan Mulayidam anda.

Mulut menjapa “Mantra Mulayidam”.

Tidak terpengaruh oleh gangguan dari lingkungan sekitar anda.

Senantiasa “sepenuh hati tidak galau”, Mulayidam muncul di hadapan, saling menyatu, secara alami Buddhata mekar menampakkan diri.

Inilah manfaat terbesarnya.

Sebenarnya, saat sadhaka berada di dunia, hendaknya hidup sederhana, nafsu keinginan sebisa mungkin dikurangi hingga sesedikit mungkin.

Tuntaskan gangguan yang ada dalam hubungan dengan orang lain.

Tuntaskan dilema perasaan.

Hindari gosip dan perdebatan.

Paling bagus tinggallah di tempat yang mendukung agar lebih mudah memasuki keheningan batin seperti di arama vihara, di atas gunung, atau di tempat yang sepi dan tentram.

Seperti :

Melatih bertapa menyepi di pegunungan.

Petapa sejati menyepi di perkotaan.

Maksud dari kedua kalimat ini adalah, setelah mampu “hati berdiam di satu tempat”, “sepenuh hati tidak galau”, maka akan dapat turun gunung menyeberangkan insan.

Seperti :

“Hidup sederhana memejamkan mata namun dalam hatinya paham, tidak terganggu oleh setiap objek barulah damai.”

“Menjaga hati tetap kokoh adalah kebenaran dari kebenaran, hidup sederhana di kefanaan hingga tertanam dalam karakter.”

Manfaat dari “sepenuh hati tidak galau” sangatlah besar!

Mampu menjaga inti.

Mampu mengarahkan prana.

Mampu memunculkan Buddhata.

Mampu bahagia.

Mampu memperpanjang umur.

Mampu menjadi sehat.

“sepenuh hati tidak galau”, “memfokuskan hati pada satu tempat”, “menjaga kesadaran pada satu pikiran”, semuanya adalah satu kesatuan.

Dari segi batiniah :

Dapat menyatu dengan Tao.

Dapat mencapai yoga dengan Mulayidam.

Dapat terhubung dengan dewata.

Dapat terhubung dengan hantu.

Dapat mencapai keberhasilan meditasi. Juga berarti dapat mencapai “Tak goyah (samadhi)”.

Latihan tiga tidak tiris dari Buddha Dharma :

Sila — sederhana.

Samadhi — sepenuh hati tidak galau.

Prajna — memahami hati menyaksikan Buddhata.

Lagi :

“Hidup sederhana tanpa nafsu keinginan menumbuhkan karakter Buddha, sandang pangan prana dan batin dapat senantiasa tercukupi.”

Lagi :

“Sadhaka sejati mampu menyembunyikan cahayanya, sukha dari tiga dantian diperoleh dari menyepi, mengapa tidak menyepi melatih jasmani dan rohani, sadhaka sejati hambar pada godaan duniawi, memasuki penyepian di gunung mengapa masih susah melepas dan mengikhlaskan, gejolak duniawi penuh dengan bau tidak sedap.”

Pengalaman pribadi saya, asalkan manusia berlatih hingga mencapai “sepenuh hati tidak galau”, secara alamiah semuanya akan manjur. Saya dapat saling berkontak dengan Mulayidam, Arus Dharma turun dari angkasa, memenuhi diri saya, saya mampu membuktikan :

Tanah — kokoh.

Air — bersih jernih.

Api — cahaya terang.

Angin — daya perubahan.

Yang disebut dengan bhavana (melatih diri), saya pribadi terlebih dahulu melatih Sila, kemudian melatih Samadhi. Asalkan dapat tak goyah, prajna akan datang dengan sendirinya.

Siswa luhur!

Bisakah?

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


002 一切遍礼尽无余

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Saat saya sedang bertapa di “Danau Daun”, timbul suatu keinginan, seumur hidup ini, saya sangat ingin menjelajahi seluruh Vihara Vajragarbha di seluruh dunia, seluruh Vihara Cabang True Buddha di seluruh dunia, seluruh Perkumpulan Ibadah True Buddha di seluruh dunia, namun, saya mengetahui, ada sebuah jawaban : “Tidak terlalu memungkinkan!”Alasannya sangatlah sederhana, berdasarkan pada usia hidup yang berbatas, hendak menjelajahi dan bersembah sujud di seluruh vihara Vajragarbha, vihara cabang, perkumpulan ibadah, benar-benar tidak terlalu memungkinkan.

Saat saya bermukim di Vihara Vajragarbha Seattle 一一

Vihara Vajragarbha Miyi di Texas, USA, mengundang saya, saya menjawab :”Akan pergi!”

Vihara Dengbao Washington DC, USA, mengundang saya, saya menjawab : “Akan pergi!”

Vihara Vajragarbha London dan Vihara Vajragarbha Zhendu Inggris, mengundang saya, saya menjawab :”Akan pergi!”

Masih ada tak terhitung Vihara Vajragarbha, Vihara Cabang, Perkumpulan Ibadah yang mengundang saya, saya juga menjawab yang sama :”Akan pergi!”

Sekarang saya duduk bersadhana di hadapan altar di “Danau Daun”, mulut saya menjapa mantra, pikiran saya bervisualisasi, di sepuluh penjuru Vihara Vajragarbha, sepuluh penjuru Vihara Cabang, sepuluh penjuru Perkumpulan Ibadah,satu persatu Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala, para Dewata, di hadapan masing-masing semuanya terdapat satu orang Lu Shengyan sedang bersembah sujud, “bersembah sujud kepada semuanya tanpa tersisa”, semuanya terdapat dalam satu niat pikiran ini, inilah Tantrayana.

Jasmaniku belum tiba.

Namun niatku sudah tiba.

Maaf!

Kekuatan luar biasa dari menjalankan sumpah di dalam samadhi,

Muncul di hadapan seluruh Tathagatha,

Satu jasmani dalam sekejap berubah menjadi sebanyak butiran debu,

Satu-persatu bersembah sujud kepada semuanya tanpa tersisa.

Menuliskan sebuah sajak:

Menutup pintu bertapa sedari awal diam

Tidak terganggu oleh semarak musim semi di luar pintu

Sering teringat pertemuan singkat dengan para Siswa Agung di saat berkumpul bersama

Hanya menambah kerinduan

Asap yang membumbung sudah buyar

Hanya tinggal Vihara Vajragarbha, Vihara Cabang, dan Perkumpulan Ibadah yang masih ada

Ingin menjelajahi masuklah ke dalam lautan hati

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »