Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘ZFZ’


004 多重刹土多重宇宙

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Di dunia ini, Arya yang mana yang paling unggul? Jawaban saya adalah ; ”Sakyamuni Buddha”, karena Sang Buddha sejak awal sudah mengetahui, dunia ini luas tak terbatas, Sang Buddha bahkan sejak awal sudah mengatakan, jasmani manusia adalah “sarang cacing”, dalam seteguk air jernih terkandung 84000 cacing, yang dimaksud adalah dunia mikroogranisme bakteri yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang.

Sang Buddha juga mengetahui, di sebelah barat ada 10 trilyun Alam Buddha, di antaranya ada dunia yang dinamakan Sukhavati. Harus diketahui, para ilmuwan sekarang telah memahami, bumi adalah sebuah dunia, solar system juga tidak hanya ada satu. Sang Buddha sejak awal telah memahami, ada banyak dunia, ada banyak semesta, bagaikan jaring mutiara Dewa Indra, sangat banyak tak terhingga, sangat padat dan saling bersilangan. Sang Buddha membabarkan mengenai “Karmadhatu”, “Rupadhatu”, “Arupadhatu”, selain itu masih ada Catur Aryadhatu yang mengungguli tiga dhatu! Bahkan Sang Buddha telah menyadari :

Semesta tak berbatas.

Penuh oleh Alam Dharma.

Sang Buddha telah membahas kebenaran agung : “Anitya, Anatman, Parinirvana”, juga membahas : Samskrta-sthiti-prabheda-nirdesa “Penciptaan, Berdiam, Rusak, Kosong”, Catur aryasatyani “Dukha, Sebab Dukha, Cara Melenyapkan Dukha, Lenyapnya Dukha”……。

Ajaran Buddha ini, bukanlah pengetahuan yang dapat diketahui oleh ajaran keagamaan biasa, oleh karena itu dapat diketahui bahwa Sang Buddha adalah yang paling unggul!

Menuliskan sebuah sajak memuji Sang Buddha :

Tidak ada pesta yang tidak berakhir di dunia

Juga tidak ada pertemuan yang berlangsung selamanya

Yang telah kita sadari ternyata masih hanya sedikit dari kebenaran alam semesta

Sang Buddha mengatakan bahwa alam manusia adalah membayar karma

Pikirkan seksama, lebih seksama, lebih seksama lagi

Segala kebenaran sejati yang dibabarkan Sang Buddha setiap kata benar adanya

Nama dan keuntungan segalanya hanya sekejap dan sunya

Saat anitya datang tak mampu menghentikan delapan dukha

Menoleh ke belakang

Hanya tersisa makan malam untuk orang terakhir

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


035 生死簙

From B280 天外之天 – Heavens and The Great Beyond《Langit Di Luar Langit》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Ada seorang siswa bernama “Lianhua Shangming”, ia ikut tur ke India, berkeliling India untuk menikmati pemandangan (ia menghadiri tur khusus orang Tionghua).

Suatu hari.

Jam 1 dini hari, bus pariwisata masih melaju di jalanan kecil lintas desa, rencananya jam 01.30 baru bisa tiba di rumah makan di perkotaan.

Bus pariwisata berguncang keras.

Permukaan jalan tidak rata.

Naik bus ibarat naik kapal.

Entah mengapa dan bagaimana, bus menabrak sebatang pohon besar, terdengar suara besar “brak”, dan bus terguling-guling.

Seluruh penumpang bus tadinya masih berada di alam mimpi.

Begitu kejadian, semuanya menjerit-jerit ‘memanggil ayah dan bunda’.

‘Memanggil ayah dan bunda’ masih terbilang baik, bus terguling-guling, sebagian orang bahkan tidak sanggup bersuara, segera mati tertimpa, menuju alam baka. Bahkan tidak tahu bagaimana bisa mati?

Tidak ada lampu di jalanan kecil lintas desa.

Segalanya gelap gulita.

Hanya ada suara rintihan.

Siapa sudah meninggal?

Siapa yang belum meninggal?

Tidak ada yang tahu?

Kepala “Lianhua Shangming” terhantam oleh sebuah batangan besi, tubuhnya terjepit kursi. Kakinya sangat sakit.

Tidak bisa bergerak sama sekali, akhirnya ia pun jatuh pingsan tak sadarkan diri.

Di dalam kondisi tak sadarkan diri, “Lianhua Shangming” justru melihat ada seorang yang berbusana layaknya petugas datang dengan menaiki ‘tandu’.

Dan ada sekitar sepuluh orang, tangan menggenggam bendera, ibarat pasukan iring-iringan kecil, mengepung mengelilingi lokasi bus yang celaka itu.

Petugas itu berkata :

“Keluarkan buku hidup dan mati!”

Satu di antara kumpulan orang itu, mungkin adalah seorang jaksa, mengeluarkan sebuah buku ke petugas tersebut.

Petugas membuka buku daftar nama, memanggil nama :

“Chen X!”

Ada satu bayangan hitam ditangkap pergi.

“Li X!”

Muncul lagi satu bayangan hitam, juga langsung ditangkap pergi.

Memanggil lagi :

“Lin X!”

Ditangkap lagi.

Memanggil lagi :

“Huang X!”

Lagi-lagi ditangkap pergi!

……….。

Demikianlah sudah tertangkap sepuluh lebih orang.

Petugas itu, juga memanggil :

“Lai Shangming!”

“Lianhua Shangming” terbaring, ia mendengar dengan sangat jelas namanya dipanggil, dan ada suatu desakan, sepertinya rohnya hendak menerobos keluar dari ubun-ubun.

Petugas alam baka di samping berbicara kepada petugas :

“Lai Shangming ini merupakan murid dari Buddha Hidup Liansheng Lu Shengyan, ia mengenakan jimat pelindung di badan, sehingga ia hanya terjepit hingga patah tulang, namun tidak sampai mati. Boleh izinkan dia kembali ke alam manusia.

Petugas berkata :

“Kalau begitu kenapa namanya tercatat di dalam Buku Hidup dan Mati?”

Petugas alam baka menjawab :

“Sebenarnya ia seharusnya mati, namun bersarana pada Acarya yang kebajikannya sempurna merupakan sebuah kebajikan, ia bersujud kepada seluruh Buddha juga merupakan sebuah kebajikan, melatih mahapuja kesucian juga merupakan sebuah kebajikan. Namanya tidak sempat dihapus dari Buku Hidup dan Mati, hari ini harus dihapus.”

Petugas berkata :

“Kalau begitu ditoleransi satu kali, lain kali tidak boleh salah lagi!”

Petugas alam baka berkata :

“Baik! Baik! Baik!”

Setelah mengalami kejadian ini, “Lianhua Shangming” datang memberitahu saya mengenai kejadian ini, setelah mendengar saya :

“Bergidik!”

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


003 身体就是暂时的家

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Dalam kehidupan kali ini, saya berpindah rumah sudah tidak terhitung berapa kali, sejak menikah dengan Gurudhara “Acarya Lianxiang”, saya selalu berpindah rumah, di Taiwan, di Amerika Serikat, di “Danau Daun”, pindah ke sini, pindah ke sana, terkadang kembali mengunjungi tempat tinggal lama, rasanya seperti sedang berkelana di alam mimpi. Benar, benar-benar seperti orang yang sedang bermimpi, bahkan barang yang ditinggalkan, semuanya telah dilupakan.

Ada suatu kali, saya dari Amerika Serikat pulang ke tempat tinggal lama, saya menertawakan diri saya sendiri, jalan pulang ke rumah saya, saya bahkan telah lupa. Lihatlah, daya ingat saya sangat parah, bahkan jalan pulang ke rumah lama saja sudah tidak tahu, terlebih lagi barang sehari-hari yang ditinggalkan di sana, ingatan saya sepertinya sudah kosong semua, saya sedikit curiga, rumah saya yang sebenarnya ada di mana?

Apakah rumah saya di Seattle, USA? “Dharmasala Zhenfo”, “Villa Nanshan”, “Rainbow Villa”? Ataukah di “Pulau Dongxing”, “Pulau Tianxi”, “Pulau Yinyue” di “Danau Daun”? Saya sudah tidak bisa membedakan dengan jelas.

Benar-benar ilusi mimpi, saya adalah seorang yang telah meninggalkan keduniawian, mana ada rumah? Saya boleh tinggal di “Vihara Vajragarbha”, Vihara Vajragarbha adalah rumah sementara bagi para biksu ; sedangkan tubuh jasmaniku, sejak awal saya sudah mengetahui, berjalan mengikuti arah hembusan angin. Jasmani adalah tubuh sementara, di dalam dunia manusia, semuanya seluruhnya adalah sementara saja.

Di dunia manusia ini, toh hanya sebuah ilusi mimpi, mana ada rumah?

Menuliskan sebuah sajak :

Ingin rumah semakin dipikirkan semakin kacau

Di manakah tempat berlabuh

Siapa yang masih memanggil di dalam rumah

Semakin dipikirkan semakin pilu

Bahkan jasmani sendiri juga hanya sementara

Seperti perahu kecil yang berlayar di sungai

Matahari terbenam senja pun tiba

Dinasti dan penguasa silih berganti

Lihat lah

Kapankah sadhaka benar-benar sampai ke pantai seberang

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »


001 在宇宙法流中无分别

From B174 一道彩虹 – An Arc of Rainbow 《Seutas Pelangi》

Author  : Grand Master ShengYen Lu

Translation : Meilinda Xu 莲花许月珊

Dengan sangat berhati-hati, saya memberitahu sidang pembaca suatu rahasia : ternyata rahasia berada di dalam hati setiap manusia. Meskipun saya menjalankan bhavana pertapaan di “Danau Daun”, namun, asalkan saya memasuki “samadhi”, yaitu seluruh jiwa raga memasuki secara tuntas, saya “sedang bersadhana sendiri”, juga “sedang bersadhana bersama”.

Ternyata “samadhi” Tantrayana merupakan suatu Pintu Dharma yang sangat agung, meliputi meditasi, suci, rahasya, sesuai hukum alam, terlebih lagi daya adhistana dari Guru berlipat ganda, daya adhistana dari para Adinata berlipat ganda. Saat memasuki “samadhi”, bersadhana sendiri sama dengan bersadhana bersama, ternyata pada dasarnya tidak ada perbedaannya di dalam Arus Dharma semesta.

Oleh karena itu, bersadhana bersama juga baik.

Bersadhana sendiri juga baik.

Bersadhana sendiri dan bersadhana bersama memasuki “samadhi”, maka sudah tidak ada perbedaan sama sekali, asalkan sudah memasuki “samadhi”, maka sudah mandi “lautan cahaya agung” bersama seluruh insan di penjuru Dharma.

Oleh karena itu, di kebaktian manapun, saya selalu ada. Oh, maha leluasa! Maha leluasa.

Menuliskan sebuah sajak :

Bumi pada dasarnya adalah sebutir pasir

Numpang tanya, di mana kah barulah rumah anda

Vihara Vajragarbha dibangun dengan sangat megah

Memasuki “samadhi” itu barulah Dharma Sejati

Pejamkan mata

Visualisasi

Mudra

Suara mantra

Tidak boleh hanya membeo

Satu orang adalah satu kesatuan

Satu orang banyak orang pada dasarnya tiada berbeda

Jika masih saja ada rasa tidak adil dan meratapi kondisi

Sangatlah disayangkan

********

Browse for origin article please Sign In (Free) to https://www.tbboyeh.org/    daftar (Gratis) untuk membaca artikel sumber

*If you are pleased to see the translation, or if you find the article and translation are helpful and insightful to you, would you like to donate a penny for the Author’s Religious Charity Society https://sylfoundation.org/ no matter how much is it, we are really thankful, because the merits that counts 🙂 thank you very much for your care! 

Jika anda senang dengan terjemahan ini, atau jika anda merasakan bahwa artikel dan terjemahan ini berguna dan menginspirasi, maukah anda berdana sedikit ke Badan Amal dari Penulis di https://sylfoundation.org/ berapapun itu sangat berarti, kami sangat berterimakasih karena setiap dana yang diterima sangatlah berharga 🙂 terimakasih banyak atas perhatian yang anda berikan!*

**This Article Translation is dedicated to all beings, thanks a lot for our Grand Master Shengyen-Lu for this Precious Teaching

Penerjemahan Artikel ini didedikasikan untuk semua insan, terimakasih banyak kepada Grand Master Shengyen-Lu atas Ajaran yang Berharga ini**

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »